Showing posts with label Berita dan Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Berita dan Peristiwa. Show all posts

Penonton di Stadion Utama GBK yang Angkat Kaki ke Kursi Bakal Langsung Disorot TV Raksasa

Televisi raksasa yang ada di SUGBK menyorot penonton yang sedang mengangkat kakinya ke kursi di depannya.
Jelang pertandingan antara tim nasional (timnas) Indonesia kontra timnas Islandia, Minggu (14/1/2018) malam, penonton yang mengangkat kakinya ke kursi di depannya langsung ditegur dengan cara yang unik dan menggelitik.


Dengan memanfaatkan kamera CCTV yang terpasang di beberapa titik, panitia langsung menyorot penonton yang sedang mengangkat kakinya dan ditayangkan di dua layar raksasa stadion.

Bahkan, wajah penonton yang tersorot kamera terlihat cukup jelas karena secara perlahan gambar diperbesar.

Sontak, penonton tersebut disoraki oleh sebagian besar suporter lain yang ada di stadion.

Setelah disoraki, beberapa penonton yang mengangkat kaki ke atas kursi pun merasa malu dan langsung menurunkan kakinya.

Cara yang dilakukan panitia tersebut diharapkan bisa membiasakan para penonton untuk bersikap disiplin dan menjaga fasilitas yang ada di stadion.

Stadion Utama GBK direnovasi oleh Pemerintah Indonesia sebagai persiapan untuk Asian Games 2018.


Biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi arena kebanggaan Tanah Air ini sekitar Rp 760 miliar.

Kursi di tribune penonton telah diperbarui dengan menggunakan jenis single seat yang dapat dilipat.



Source

Menghitung Denda Miliaran Rupiah Sepanjang 2017


Liga 1 dan Liga 2 2017 sudah usai. Tak hanya menghasilkan Bhayangkara FC sebagai juara baru, namun kompetisi tersebut menghasilkan banyak denda dari Komisi Disiplin PSSI.

Seperti diketahui bahwa PSSI kerap kali menjatuhkan denda kepada klub Liga 1 yang tidak mengikuti aturan dalam regulasi kompetisi. Setidaknya miliaran rupiah berputar hanya dari denda klub Liga 1 dan Liga 2.

Namun tak hanya denda saja, melainkan ada beberapa putusan Komdis yang menjatuhkan pengurangan poin kepada klub pelanggaran kode etik.

Berikut beberapa hasil sidang Komdis yang dirangkum Bolalob:



Komdis PSSI bekerja ekstra untuk membersihkan pelanggaran yang tidak sesuai dengan regulasi Liga 1 dan Liga 2. Beberapa pelanggara pun menghasilkan denda yang cukup besar.

Penegak regulasi di PSSI itu pun selalu menerima laporan dari operator Liga Indonesia Baru (LIB) terkait dengan update denda klub. Setiap pekannya, Komdis terus bersidang mengeluarkan keputusan dan juga denda kepada klub maupun offical tim.

Rekapitulasi denda yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada klub Liga 1 dan Liga 2 hingga saat ini mencapai miliaran rupiah.

Persib menjadi salah satu tim yang sering mendapat denda. Denda 200 juta akibat aksi WO nya saat melawan Persija di Stadion Manahan, Solo. Lalu Persib U-19 juga menerima denda 75 juta karena kelakuan bobotoh yang sempat kisruh di final Liga 1 U-19. Total 470 juta denda untuk Persib.

Tak hanya itu, panpel pertandingan Persib pun mendapat sanksi dari Komdis PSSI. Dalam laga Persib kontra Perseru Serui, terjadi pembakaran flare dan pelemparan botol. Komdis pun langsung menghukum dengan denda sebesar 195 juta.

Rentetan denda lainnya juga dijatuhkan Komdis kepada klub-klub Liga 1 lainnya. Bali United juga terkena denda di penghujung kompetisi. Serdadu Tridatu terkena denda 75 juta akibat penonton melempar botol ke dalam lapangan.

Secara keseluruhan jika digabung denda dari putaran pertama dan kedua, setidaknya kurang lebih 7,5 miliar uang denda yang dijatuhkan Komdis. Jumlah yang wah sekaligus menjadi cerminan beberapa klub belum menjalankan pertandingan sesuai dengan aturan pertandingan dari PSSI.


Sumber : BOLALOB

PSSI Larang Pemain Indonesia Main di Luar Negeri, Ini Syaratnya!!!

(Foto: bolalob)
Keputusan beberapa penggawa Timnas Indonesia U-23 bermain di luar negeri menjadi polemik. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menanggapi isu tersebut.

Menurut Tisha, PSSI sama sekali tidak mempermasalahkan bila pemain berkarier di luar negeri. Hanya saja memang ada beberapa hal yang harus disinkronkan antara klub bersangkutan, PSSI, dan agen.

"Esensinya itu bukan boleh atau tidak bermain di luar negeri. Bukan seperti itu. Pertimbangan PSSI adalah menjawab kewajiban dan harapan masyarakat akan Asian Games yang berprestasi khusus 2018," ucap Tisha kepada Bolalob.

"2018 nggak cuman tahunnya Asian Games tapi tahunnya Indonesia jadi tuan rumah Asian Games. Mungkin ini tidak akan terulang dalam 40 tahun depan. Untuk itu PSSI punya strategi-strategi akselerasi. Area training camp dan kompetisi harus sinkron," lanjut Tisha.

Menurut Tisha perlu ada koordinasi terutama dengan klub luar negeri. Ini karena kemungkinan PSSI akan banyak memanggil pemain di luar FIFA Matchday.

"Hal-hal tersebut perlu koordinasi antar pemain, pengurus, pelatih. Persiapan menuju Asian Games harus matang dan sinkronisasi jadwal menjadi penting," ujar Tisha.

"Kita tahu bahwa kewajiban klub, klub luar terutama untuk melepas pemain hanya di FIFA Matchday. Tapi sebenarnya ini bisa kita atur dan koordinasi. Jadi tidak ada itu esensinya boleh atau tidak," tegas Tisha.

Sumber : BOLALOB

Gagal Bersinar, Bek Milan Dibidik Klub Argentina

Gustavo Gomez (Sumber: GettyImages)
Berita Liga Italia: Raksasa Argentina, Boca Juniors, dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk merekrut pemain bertahan AC Milan, Gustavo Gomez, yang gagal memberikan pengaruh setelah hampir dua musim kedatangannya di Serie A.

Gustavo Gomez gagal mencatat satu penampilan pun di Serie A musim ini setelah gagal menunjukkan performa impresif di AC Milan baik saat masih dilatih Vincenzo Montella maupun ketika Gennaro Gattuso masuk sebagai allenatore tim senior.

Bek 24 tahun ini total hanya tampil dalam satu pertandingan di Liga Europa. Namun, ia justru tetap tak mampu membuktikan kualitasnya sejak didatangkan dari Lanus pada 2016 silam, yang membuat masa depannya bersama Rossoneri kini berada di ujung tanduk.

Walaupun demikian, Daniele Longo dari Calcio Mercato menyatakan bahwa Boca Juniors telah mengambil langkah untuk memboyong Gomez pada bursa pemain Januari ini.

Klub Argentina dikabarkan ingin membawa pemain internasional Paraguay tersebut dengan status pinjaman hingga akhir musim ini. Akan tetapi, AC Milan menolak dan lebih ingin melepas pemain bertahannya secara permanen untuk tebusan senilai Rp163 miliar.

Kendati demikian, raksasa Serie A disebut-sebut juga tidak akan keberatan membiarkan Gomez pergi jika Boca merekrut pemain mereka dengan status pinjaman bersama dengan pilihan pembelian pada jendela transfer musim panas mendatang. Jika mereka menyetujui mengajukan penawaran tersebut, transaksi bisa berlangsung dalam beberapa jam ke depan.

Rossoneri sendiri tengah kesulitan menemukan konsistensi permainan musim ini meski telah mendatangkan 11 pemain anyar sepanjang bursa musim panas kemarin. Dari 19 giornata, mereka hanya mampu mengumpulkan 25 poin dan terdampar di posisi 11 klasemen sementara.


Sumber : UC News

Mencolok, Ini Beda Ronaldo dan Messi Rayakan Tahun Baru 2018

www.dailymail.co.uk/Getty Images
Perdebatan klasik siapa yang terbaik antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masih belum terlihat ujungnya. Pendukung masing-masing pemain memiliki pendapat mereka sendiri-sendiri mengenai idola mereka. Hal-hal kecil pun bisa dijadikan ajang untuk bahan perbandingan di antara keduanya, termasuk bagaimana kedua pemain ini merayakan tahun baru mereka.

Tahun lalu boleh jadi menjadi miliknya Cristiano Ronaldo yang berhasil menyamakan kedudukan 5-5 dalam perebutan gelar Ballon d'Or dengan Lionel Messi, sementara pencapaian bersama klubnya juga termasuk yang terbaik sepanjang karirnya. Bersama Los Blancos, Cristiano Ronaldo berhasil meraih 5 trofi di tahun 2017.

Memasuki tahun 2018, persaingan di antara keduanya akan kembali memanas. Namun kali ini Messi yang sepertinya berada di depan Ronaldo. Golnya di La Liga jauh melebihi gol yang diciptakan oleh pesaingnya sepanjang paruh pertama musim 2017/2018.

Baru-baru ini harian yang terkenal dekat dengan Real Madrid, Marca [marca.com [31/12/2017]] menempatkan Lionel Messi sebagai pemain terbaik 2017 mengalahkan Cristiano Ronaldo.


www.marca.com/Marca
Dan urusan merayakan tahun baru kini menjadi topik hangat setelah terlihat perbedaan cara keduanya merayakan tahun baru 2018 ini.

Dilansir dari dailymail.co.uk [02/01/2018], Cristiano Ronaldo membagikan foto yang diambilnya di kampung halamannya, Madeira, Portugal bersama dengan 15 trofi individual yang telah didapatkannya sepanjang karirnya.

www.dailymail.co.uk/AP
Sementara Lionel Messi membagikan foto perayaan menjelang tahun baru bersama sang istri tercinta, Antonella Roccuzzo, yang sedang mengandung anak ke-tiga mereka. Messi pantas merayakan tahun baru ini dengan sukacita setelah hasil el clasico tanggal 23 Desember lalu dimana dia mencetak satu gol dan memberikan satu assist.


www.dailymail.co.uk/Instagram/eomessi
Dan tahun 2018 akan menjadi tahun persaingan kembali di antara keduanya dimana pentas Piala Dunia Rusia 2018 akan menjadi ajang bagi keduanya untuk unjuk kebolehan. Dan mungkin menuntaskan perdebatan siapa di antara keduanya yang terbaik seandainya bisa mengangkat trofi di Rusia.


Sumber : UC News

Ancam Negara-negara Pro-Palestina, AS Lakukan Pelacuran Diplomatik

Presiden Amerika Serikat Donald John Trump (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Rex Tillerson. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst


WASHINGTON - Tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam akan memotong bantuan kepada negara-negara pendukung resolusi soal Yerusalem di Majelis Umum PBB dikritik keras mantan pejabat CIA. AS dianggap melakukan “pelacuran diplomatik” dengan mengancam negara-negara pro-Palestina tersebut.

Kritik pedas itu dilontarkan Phil Mudd, mantan direktur Pusat Kontra Teroris CIA.

“Kami memberi tahu orang-orang, 'Kecuali jika Anda memilih dengan kami, kami tidak akan memberi Anda uang. Dan jika hati Anda tidak setuju dengan kebijakan Amerika, kami tidak akan mendukung Anda dalam hal bantuan AS’,” sindir Mudd kepada CNN, mengacu pada ancaman Presiden AS.

Ancaman finansial itulah yang dinilai Mudd sebagai "pelacuran diplomatik".

Dalam voting di Majelis Umum PBB, 128:9 suara menyatakan bahwa keputusan AS untuk mengakui Kota Suci Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel batal demi hukum.

Ancaman Presiden Trump kepada negara-negara pendukung resolusi disampaikan di hadapan kabinetnya menjelang voting Majelis Umum PBB. ”Untuk semua negara ini, mereka mengambil uang kita dan kemudian memberikan suara melawan kita. Mereka mengambil ratusan juta dolar, bahkan miliaran dolar dan kemudian mereka menentang kita,” katanya.

”Kami melihat suara itu. Biarkan mereka memilih melawan kita. Kita akan menghemat banyak. Kami tidak peduli,” kata Trump.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley menggemakan sentimen itu di PBB sesaat menjelang pemungutan suara. Menurutnya, AS akan mengingat negara-negara yang memilih ”ya” dalam resolusi yang melawan Amerika.

Dia mencatat bahwa AS adalah satu-satunya penyumbang terbesar ke badan dunia.  Menurut data Badan Pembangunan Internasional AS, pada tahun 2016, AS menyumbang sekitar USD13 miliar untuk bantuan ekonomi dan militer ke negara-negara di Afrika Sub-Sahara, dan USD1,6 miliar ke negara-negara di Asia Timur dan Oceania.

Mudd mengatakan, hubungan antarnegara tak sekadar soal bantuan. ”Ingat, ini bukan hanya tentang bantuan,” ucapanya dengan mencontohkan hubungan AS-Mesir. “Mesir memilih ‘ya’,” lanjut dia, mengacu pada pilihan Mesir yang mendukung resolusi.

“Salah satu alasan bahwa presiden telah mengembangkan hubungan dengan Presiden Sisi dari Mesir adalah bahwa dia sangat agresif terhadap ISIS yang beroperasi di Mesir. Apa menurut Anda, (Trump) akan menghubungi via telepon dan mengatakan; karena satu suara yang tidak mengikat di PBB, kami akan menurunkan kemitraan kami dengan Anda saat Anda membunuh mitra ISIS di Mesir?,” kata Mudd.

Mudd melanjutkan bahwa dia tidak yakin akan ada pembalasan terhadap Mesir atau kepada 127 negara lainnya yang memberikan suara "ya" dalam voting di Majelis Umum PBB.

”Amerika tidak akan melakukannya, dan presiden tidak akan mendukungnya,” katanya.

Namun, pakar PBB di Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa mengatakan kepada The Independent bahwa AS mungkin saja menjalankan ancamannya.

“Melakukan beberapa pemotongan bantuan token, namun jika (Trump) benar-benar mengurangi bantuan ke sejumlah negara, dia hanya akan melemahkan pengaruh AS lebih jauh,” ujarnya, yang dikutip Sabtu (23/12/2017).
(mas)

Sumber : sindonews.com

Polisi Israel Kembali Tembak Mati Warga Palestina

Seorang demonstran Palestina melemparkan kembali gas air mata ke polisi Israel. Foto/Reuters
GAZA - Korban tewas dalam aksi anti Amerika Serikat (AS) bertambah. Polisi Israel kembali menembak mati dua warga Palestina dalam demonstrasi yang intesif terhadap pengakuan Washington atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Ribuan pemrotes Palestina berhadap dengan pasukan keamanan Israel di sepanjang pagar perbatasan Jalur Gaza, di tujuh kota di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur. Banyak dari mereka melemparkan batu ke arah polisi Israel.

Di Betlehem, tempat kelahiran Yesus yang tradisional, asap dari pembakaran ban mengepul di jalan, hanya dua hari sebelum perayaan Natal.

"Tembakan aparat Israel menewaskan dua orang Palestina dalam sebuah konfrontasi di Jalur Gaza selatan," kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, menempatkan jumlah korban luka pada 120, setengah dari mereka ditembak dengan amunisi hidup dan sisanya dipukul oleh peluru karet atau terkena tabung gas air mata.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan sekitar 2.000 orang Palestina telah berhadapan dengan pasukan di pagar perbatasan Gaza. Dikatakan orang banyak melemparkan batu dan menggelindingkan ban yang terbakar ke arah tentara, yang menanggapinya dengan langkah-langkah membubarkan kerusuhan dan melepaskan tembakan secara langsung ke penghasut utama.

Pengunjuk rasa meneriakkan "Trump adalah pengecut. Trump itu bodoh". Di antara korban yang terluka adalah seorang pria berpakaian seperti Santa Claus.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan setidaknya satu orang Palestina menderita luka peluru hidup di Tepi Barat dan sekitar 30 pemrotes terkena peluru karet. Pihak militer, yang menempatkan jumlah demonstran di sekitar 1.700 orang dan yang terluka enam orang, mengatakan bahwa tentara menghadapi bom, batu dan ban yang terbakar.

Protes mereda setelah matahari terbenam. Demonstrasi telah dilakukan setiap hari sejak pengumuman Trump. Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dalam sebuah pesan Natal, menyebut langkah pemimpin AS sebuah penghinaan terhadap jutaan orang di seluruh dunia, dan juga ke kota Yerusalem.

"Korban tewas pada hari Jumat di Gaza meningkat menjadi 10 orang Palestina terbunuh oleh tembakan Israel sejak 6 Desember," kata pejabat kesehatan Palestina seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/12/2017).

Gerilyawan Gaza juga menembakkan roket ke Israel, dan dua orang bersenjata tewas dalam serangan udara Israel setelah serangan tersebut terjadi. Tidak ada korban jiwa atau luka parah di kubu Israel.

Amnesty International pada hari Jumat meminta pemerintah Israel untuk berhenti menggunakan kekuatan yang berlebihan.

"Fakta bahwa amunisi hidup telah digunakan selama demonstrasi di Gaza dan Tepi Barat sangat mengejutkan," kata lembaga HAM internasional itu.
(ian)

Sumber : sindonews.com

Pemkot Tangsel Pantau Masuknya WNA



Serpong, Beritatangsel.com – Optimalisasi fungsi dan peran pemerintahan dalam pemantauan orang asing sehubungan dengan maraknya kedatangan Warga Negara Asing (WNA), Kesbangpolinmas Kota Tangsel gelar pertemuan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Badan Kesbangpolinmas Azhar Syam’un menjelaskan, perlunya pengawasan dan pemantauan warga negara asing yang bekerja dan aktif hilir mudik di Kota Tangsel.

”Mengacu kepada Permendagri bahwa daerah berkewenangan melakukan pemantauan terhadap adanya aktifitas warga negara asing, intinya bahwa perlu pencegahan terjadinya permasalahan akibat tindakan orang asing yang berada ditangsel, “ Ujar Azhar dalam rapat pertemuan di kawasan Serpong, belum lama ini.

Tupoksi instansi atau lembaga terkait harus berani membentuk adanya pengawasan keberadaan warga asing ataupun ormas asing, ” Tandasnya

Sementara itu.M Arsyad mewakili pejabat kejari meminta persoalan orang asing harus diprioritaskan pengawasan dan pemantauannya mengingat banyaknya visa kunjungan wisata disalah artikan bahkan menjadi visa kerja sesalnya menjadi ladang usaha bagi wisatawan asing itu sendiri dengan memanfaatkan peluang yang ada di Indonesia.

”Saya sangat setuju dengan mengacu kepada permendagri no. 49 dan 50 yang patut ditindaklanjuti oleh pemerintahan daerah, ” Tukasnya. (Tris)


Sumber : ucnews.id

Polisi Tangkap Pelaku Percobaan Penculikan Bocah di ITC Kuningan

Add caption


Jakarta - Polsek Setiabudi menangkap pria yang diduga hendak menculik bocah Emir (3), putra Upi (28), di ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Saat ini pelaku masih diinterogasi di Polsek Setiabudi.

"Sudah, baru diinterogasi," kata Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Tri Suriawan saat dimintai konfirmasi, Rabu (20/12/2017).

Tri tidak menjelaskan secara detail mengenai waktu dan lokasi penangkapan. Begitu pula identitas dari pelaku.

Sebelumnya, percobaan penculikan itu terjadi pada Senin (19/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Bermula ketika seorang ibu membawa dua anaknya, Rizgan (5) dan Emir (3).

Saat itu, ibu korban mendengar anaknya berteriak 'tidak mau...tidak mau'. Sang ibu melihat anaknya sudah digendong oleh pelaku. Pelaku lalu melepaskan Emir dari gendongannya dan kabur meninggalkan lokasi.
(knv/dhn)

Sumber : detik.com

Fadli Zon Minta Jokowi Deklarasi Yerusalem Ibu Kota Palestina


Fadli Zon minta Jokowi deklarasikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaksana tugas Ketua DPR Fadli Zon menghimbau kepada Presiden Joko Widodo untuk menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina, sebagai langkah konkret dalam membela negara tersebut.

"Saya mengimbau kepada Presiden Joko Widodo agar menyatakan Yerusalem adalah ibu kota Palestina. Setuju?" kata Fadli dalam orasinya di depan ribuan massa aksi bela Palestina di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (17/12).

Sebelumnya, Fadli membuka orasinya tersebut dengan menggambarkan rentetan kejadian kemanusiaan di Palestina.


"Setiap kali kita mendengar kata Palestina, pasti terbayang penderitaan rakyat Palestina dijajah, dihina, dibunuh, sampai hari ini. Palestina diduduki Israel, tapi setiap kali kita mendengar kata Palestina, terbayang perjuangan terhadap kekejaman yang dibiarkan oleh dunia," katanya.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, Indonesia tidak cukup hanya dengan menghimbau sebagai langkah protes atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Menurut Fadli, perlu ada langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk membela Palestina ketimbang hanya menunjukkan keprihatinan belaka. Langkah kongkret itu salah satunya adalah deklarasi Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina.

Fadli Zon menjadi salah satu tokoh yang diketahui hadir dalam aksi bela Palestina 1712 di Kawasan Monas, Minggu (17/12). Ribuan massa telah memadati Kawasan Monas sejak Minggu dini hari.

Ribuan orang memadati kawasan Monumen Nasional untuk ikut aksi bela Palestina, Minggu (17/12). (CNN Indonesia/Andry Novelino)


Selain Fadli Zon, sejumlah tokoh seperti Ketua MUI Ma'ruf Amin, Ketua MPR Zulkifli Hasan, KH Abdullah Gymnasiar alias Ag Gym, dan Pemimpin FPI Rizieq Shihab juga menyampaikan orasinya di depan massa melalui video conference.

Petisi untuk Amerika Serikat

Setelah penyampaian orasi, sebuah petisi untuk Pemerintah Amerika Serikat dibacakan. Petisi tersebut berisi pernyataan sikap penolakan klaim Amerika Serikat atas Yerusalem.

Petisi yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas berisi sejumlah poin. Pertama, petisi tersebut menilai klaim Amerika Serikat atas Yerusalem mencederai hak asasi manusia dan merusak hubungan Israel dan Palestina, sehingga harus dicabut secepatnya.

"Jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak segera mencabut keputusan tersebut, maka Presiden Amerika Serikat akan kehilangan legitimasi," kata Anwar.

"Selanjutnya, mendesak kepada semua pihak agar menolak keputusan sepihak dan ilegal Donald Trump untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel," lanjut Anwar.

"[Indonesia] agar memutuskan hubungan diplomatik [dengan Amerika Serikat] atau memindahkan kantor [KBRI] ke Yerusalem," kata Anwar.

Petisi tersebut juga berisikan dukungan kepada keputusan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

"Jika Donald Trump tidak mencabut keputusan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kami mendesak PBB untuk memberikan sanksi berat kepada Amerika Serikat, yaitu dibekukan sebagai anggota PBB atau, memindahkan kantor PBB," kata Anwar.

Selanjutnya, petisi itu mencantumkan himbauan kepada masyarakat untuk memboikot terhadap semua produk Amerika Serikat dan Israel yang beredar di Indonesia, serta membantu Palestina baik dalam hal sarana maupun prasarana ditambah dengan doa.

Sumber : cnnindonesia.com